Articles, Industrial Engineering, Mechanical Engineering

Pressure Vessel: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Desain dalam Industri

Pressure Vessel Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Desain dalam Industri

Pressure vessel atau bejana tekan adalah suatu wadah tertutup yang dirancang untuk menampung fluida baik berupa gas maupun cairan dengan tekanan internal atau eksternal yang berbeda secara signifikan dibandingkan tekanan atmosfer.

Komponen ini merupakan bagian penting dalam berbagai sistem industri karena mampu menyimpan, memproses, atau mentransfer energi dalam bentuk tekanan. Pressure vessel banyak digunakan dalam industri minyak dan gas, petrokimia, pembangkit listrik, hingga industri makanan dan farmasi.

Bejana tekan biasanya dirancang untuk bekerja dalam kondisi tekanan tinggi sehingga membutuhkan standar desain dan manufaktur yang sangat ketat guna menjamin keselamatan operasional.

Fungsi Pressure Vessel dalam Industri

Dalam dunia industri modern, pressure vessel memiliki beberapa fungsi utama, di antaranya:

  • Menyimpan gas atau cairan bertekanan tinggi
  • Memfasilitasi proses perpindahan panas
  • Menghasilkan uap untuk kebutuhan energi
  • Memisahkan komponen fluida dalam proses kimia
  • Menjaga stabilitas tekanan dalam sistem produksi

Karena beroperasi dalam kondisi tekanan ekstrem, pressure vessel harus mampu menahan tegangan mekanik yang tinggi tanpa mengalami deformasi maupun kegagalan struktur.

Jenis-Jenis Pressure Vessel

Berdasarkan fungsinya, bejana tekan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis utama:

1. Storage Vessel

Digunakan untuk menyimpan gas atau cairan bertekanan seperti LPG, nitrogen cair, atau bahan kimia industri lainnya.

heat exchanger pada industri minyak dan gas

2. Heat Exchanger

Berfungsi sebagai alat untuk memindahkan panas antara dua fluida tanpa mencampurkan keduanya.

Di bawah ini adalah peralatan pendidikan untuk mempelajari Heat Exchanger, ESSOM TH 241 – Multi Heat Exchanger (Transparent Casing)

Ruang Boiler Industri dengan Pipa

3. Boiler

Digunakan untuk menghasilkan uap melalui proses pemanasan air menggunakan energi termal dari bahan bakar atau listrik.

Di atas ini adalah peralatan pendidikan untuk mempelajari Boiler,ESSOM TH 105A – Training Boiler: 500 kg/hr

Bentuk Geometri Pressure Vessel

Selain berdasarkan fungsi, pressure vessel juga dapat dibedakan berdasarkan bentuk atau geometri strukturnya:

storage pressure vessel

1. Silinder

Merupakan bentuk yang paling umum digunakan karena efisien dalam proses manufaktur serta memiliki kemampuan distribusi tegangan yang cukup baik.

spherical pressure vessel

2. Bola (Spherical Vessel)

Digunakan untuk menyimpan fluida bertekanan tinggi karena mampu mendistribusikan tegangan secara merata di seluruh permukaan struktur.

Pemilihan bentuk sangat berpengaruh terhadap kemampuan bejana dalam menahan tekanan internal serta efisiensi material yang digunakan.

Pertimbangan Desain Pressure Vessel

Desain bejana tekan harus mempertimbangkan beberapa faktor penting, antara lain:

  • Tekanan kerja maksimum
  • Temperatur operasional
  • Jenis material
  • Ketebalan dinding
  • Faktor keamanan
  • Standar desain internasional

Kegagalan dalam desain dapat menyebabkan risiko kebocoran hingga ledakan, sehingga analisis tegangan seperti tegangan lingkar (hoop stress) dan tegangan longitudinal sangat penting dalam proses perancangan.

Aplikasi Pressure Vessel

Banyak diaplikasikan dalam berbagai sektor industri, seperti:

  • Industri minyak dan gas
  • Industri kimia dan petrokimia
  • Pembangkit listrik
  • Industri farmasi
  • Industri makanan dan minuman

Penggunaan bejana tekan memungkinkan proses produksi berjalan lebih efisien dan aman dalam kondisi tekanan tinggi.

Kesimpulan

Pressure vessel merupakan komponen vital dalam berbagai sistem industri yang beroperasi pada tekanan tinggi. Dengan fungsi utama sebagai penyimpan, pemroses, maupun penghasil energi dalam bentuk tekanan, bejana tekan harus dirancang dengan standar keselamatan yang ketat untuk mencegah kegagalan struktural. Pemilihan jenis, bentuk geometri, serta material yang tepat sangat menentukan performa dan keamanannya dalam aplikasi industri modern.

Baca artikel seputar Engineering diBlogkami!